Home Nasehat Singkat Potret Para Salaf Setelah Kajian

Potret Para Salaf Setelah Kajian

350
0

Mungkin diantara kita banyak yang gemar mendengarkan pengajian entah itu di masjid, atau di majelis taklim, di sekolah atau di youtube dan zoom sekalipun.

Namun, terkadang dengan banyaknya pengajian kita dengarkan tidak menimbulkan pengaruh apa-apa setelah kita selesai dari kajian. Jika ustadz pengisi menutup kajiannya, seakan hati Kembali tertutup Kembali.

Laa haula wala quwata illa billah.

Al Hafidz Ibnu Rajab  mengatakan dalam Lataiful Maarif pada Aqsam Ahli Dzkir:

“Pengajian itu pengaruhnya sama dengan pengaruh sayatan pedang atau pukulan, membekas! Jika sayatan pedang dan pukulan sakitnya membekas ditubuh dengan waktu yang lama, maka pengajian harusnya membekas di hatipun dengan waktu yang lama.

Layaknya terkena pedang dan pukulan sakitnya kan tidak hanya saat terkena hal itu saja, tapi sakitnya bertahan. Begitu juga pengajian, berpengaruh dihati bukan hanya saat kajiannya saja, lalu setelah kajian tidak memiliki bekas atau pengaruh apapun lagi.

Dahulu para salaf jika selesai pengajian mereka keluar dengan tenang dan berwibawa, diantara mereka ada yang sampai tidak napsu makan, ada pula yang langsung bergegas mengerjakan apa yang ia dengar di pengajian”.

Begitu indah reaksi para salaf setelah mendengarkan pengajian, lalu apa yang berubah dari diri kita setelah mendengar pengajian, online ataupun offline? Ingat, pengajian yang anda hadiri harus memiliki pengaruh pada diri.

BaarakAllah fiikum.

IG: @mhmdsyarie

telegram: https://t.me/ilmusyarie

Muhammad Syarie